Pijat-Meulad -Meurut

Pijat-Meulad/Meurut

Pijat-Meulad/Meurut

Pijat-Meulad/Meurut adalah tradisi pengobatan alternatif yang sudah diwariskan turun menurun di masyarakat Bali, definisi Pijat-Meulad/Meurut adalah metode penyembuhan atau terapi kesehatan tradisional dengan cara memberikan tekanan kepada tubuh baik mengunakan alat atau tangan/jari di suatu jaringan khususnya otot dengan minyak atau non minyak

Mendengar kata Pijat/ lebih sering disebut Massage maka tidak bisa dilepaskan dari bagian parisiwasa Bali dimana pariwisata Bali dimulai ketika seorang Kapten kapal dari pelaut Belanda bernama Cornelius Houtman berlabuh di Bali tahun 1597  dan ketika kapten Cornelius Houtman ingin meninggalkan pulau Bali, banyak dari kru kapal yang tidak ingin meninggalkan pulau Bali. Mereka sangat tertarik dan terpesona akan kemakmuran dan seni budaya orang Bali.  Dan ketika Belanda kembali lagi ke Bali beberapa tahun selanjutnya, Belanda tidak lagi tertarik akan seni dan budaya yang dimiliki oleh orang Bali. Melainkan Belanda lebih tertarik akan mencari keuntungan dengan mengeksploitasi orang Bali

Paska masa kolonial berahir pariwisata moderen mulai tahun 1917 dimulai membangun jaringan jalan yang menghubungkan desa Pengastulan ke Tejakula melalui Paben, Buleleng dan Sangsit. Begitu juga sejumlah jembatan seperti di atas sungai menghubungkan jalan dari Singaraja ke Celukan Bawang.Pada tahun berikutnya sebuah jembatan yang melengkapi jalan dari Singaraja melalui Pupuan dan Tabanan ke Kota Denpasar.

Pada 1924 wisatawan secara khusus datang ke Bali setelah dibuka suatu pelayaran mingguan antara Singapura, Batavia, Semarang, Surabaya singgah di Buleleng (Pelabuhan Singaraja) baru kemudian ke Makassar.Pemrakarsanya adalah KPM (maskapai pelayaran kerajaan) bersedia menerima penumpang di atas kapal-kapal .Sebelumnya kapal-kapal itu mengangkut kopra, kopi, sapid an terutama babi.Jalur pelayaran ini akhrinya bernama Bali Express.

Kembali ke topik Pijat-Meulad/Meurut, Jaman dulu kita mengenal Pijat-Meulad/Meurut meurut sebagai tindakan pengobatan alternatif jika terjadi salah urat, keselo, bergesernya sendi atau bahkan patah tulang bisa diobati dengan cara Meulad, Namun tidak semua orang bisa melakukan pemijatan untuk pengobatan, mereka yg secara khusus memdapat pawisik atau bisikan gaib (orang Bali menyebutnya mendapat TAKSU) sehingga mampu mengobati dengan cara memijit umumnya mereka disebut Balian Urut.

 

Namun seiring perkembangan  jaman dan globalisasi dan didukung Bali sebagai daerah pariwisata maka Pijat-Meulad/Meurut sedikit demi sedikit menjadi tergeser. Dari yang secara khusus digunakan untuk pengobatan sekarang beralih ke perawatan kebugaran, istilah kerenya SPA.

Sekarang bahkan secara internasional Pijat Bali/ Balinesse Massage menjadi menu utama spa-spa di Bali dan sebagai syrat dasar kita para Therapist ingin bekerja keluar negeri, belum ada yang tahu pasti semenjak kapan Balinesse Massage itu berkembang sampai seperti sekarang.

 

Namun Pijat-Meulad/Meurut sebagai pengobatan alternatif tidaklah punah, sampai sekarang masih banyak peminat dan banyak tempat membuka jasa pengobatan alternatif Pijat-Meulad/Meurut diimbangi dengan obat herbal tradisional asli Bali, seperti contoh Klinik Pijat Usada Pak Oles dan masih banyak praktek Pijat yang siap melayani pengobatan secara tradisonal